Rabu, 17 Juni 2015

WISUDA

Wisuda adalah suatu proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu universitas. Biasanya prosesi wisuda diawali berkumpulnya para wisudawan dan wisudawan dalam suatu gedung diikuti dengan prosesi masuknya rektor dan para pembantu rektor dengan dekan-dekannya yang tergabung dalam senat universitas untuk mewisuda para calon wisudawan. Setelah acara selesai dilakukan acara foto-foto bersama dengan orang tua, teman-teman serta suami/istri dari wisudawan/wisudawati atau dengan pasangan wisudawan/wisudawati. Dilakukan biasanya setiap akhir semester dalam kalender akademik baik semester genap maupun semester ganjil atau bisa juga dilakukan hanya setahun sekali bahkan pada beberapa Perguruan tinggi ada yang melakukan upacara wisuda hingga 4 kali dalam setahun, tergantung pada beberapa hal misalnya jumlah wisudawan. Pada wisuda biasanya memakai pakaian yang ditentukan, tapi secara umum menggunakan baju toga.
Toga, merupakan pakaian paling dinantikan untuk dipakai siapa saja yang masih menempuh ilmu di bangku perkuliahan. karena toga adalah pakaian resmi yang dipakai dalam seremoni atau upacara wisuda waktu kelulusan mahasiswa.Toga berasal dari tego, yg dalam bahasa latin bermakna penutup. biarpun umumnya dikaitkan dengan bangsa romawi, toga sesungguhnya berasal dari sejenis jubah yang dikenakan oleh pribumi italia, yaitu bangsa etruskan yang hidup di italia sejak 1200 sm (2).
Toga biasanya menggunakan warna hitam, yang merupakan simbolisasi yaitu misteri serta kegelapan telah berhasil dikalahkan sarjana waktu mereka menempuh pendidikan di bangku kuliahan, tak hanya itu sarjana pula diharapkan mampu menyibak kegelapan dgn ilmu pengetahuan yg selama ini didapat olehnya (2). warna hitam pula melambangkan keagungan, tak hanya sarjana, ada hakim serta separuh pemuka agama pula memakai warna hitam pada jubahnya (2). Selain warna jubah toga, topi toga yang berbentuk persegi juga memiliki simbol, sudut-sudut persegi pada topi toga menyimbolkan yaitu seorang sarjana dituntut untuk berpikir rasional serta memandang segala sesuatu hal dari beraneka sudut pandang (2).

Pada upacara pelantikan, biasanya ada seremoni kuncir tali di topi toga  yang dipindah dari kiri ke kanan.Seremoni memindahkan kuncir tali toga yg semula berada dikiri menjadi kekanan ternyata berberarti yaitu waktu masa kuliah lebih banyak otak kiri yg digunakan, diharapkan sesudah lulus, sarjana tak sebatas memakai otak kiri (hardskills) semata, tetapi pula dapat menggunakan otak kanan yang berhubungan dgn aspek kreativitas, imajinasi, serta inovasi, dan aspek softskills lainnya (2). Universitas Winaya Mukti merupakan salah satu perguruan tinggi yang hingga saat ini masih melaksanakan seremoni pemindahan kuncir tali toga. Pada beberapa perguruan tinggi sudah ada yang ditinggalkan karena berbagai alasan, diantaranya penghematan waktu. Untuk yang seperti ini biasanya kincir sudah direkatkan pada topi dengan cara dijahit atau lainnya.
Sumber :


Foto- Foto Pelantikan pada Wisuda ke XXXVII di Bale Asri , Pusdai ,Bandung





Crew Wisuda Fakultas Teknik plus Ika Nofihastuti

Senin, 20 April 2015

WISUDA UNWIM KE XXXVII THN 2014

Tanggal 11 Desember 2014, Universitas Winaya Mukti mengadakan acara Wisuda ke XXXVII  di ruang Bale Asri PUSDAI Bandung.. Pada kesempatan tersebut, dilantik 486 lulusan yang terdiri dari 446   lulusan dari Program Pascasarjana  dengan Program Studi Magister Manajemen, Magister Agroteknologi dan magister Agribisnis, serta140  orang lulusan program Program sarjana dari 4 fakultas, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas pertanian dan Fakultas kehutanan. Dengan tambahan wisudawan yang baru , secara keseluruhan UNWIM sejak berdirinya hingga saat ini telah meluluskan sebanyak 19.191 0rang, terdiri dari Program pascasarjana 1.542 orang, Program Sarjana 10.211 orang dan Program Diploma III sebanyak 7.528 orang.
Pada sambutannya, Dr.H.Asep Hilman,M.Pd selaku Rektor, menyatakan bahwa momentum wisuda selalu memiliki makna ganda. Makna yang pertama merupakan titik awal untuk memasuki dunia persaingan yang sesungguhnya dimana bekal dan pengalaman akademik /keilmuan yang diperoleh selama perkuliahan akan diuji kehandalannya . Untuk itu, seluruh civitas akademika Universitas Winaya Mukti beserta seluruh keluarga berharap anda semua menjadi pemenang. Figur pemenang yang diharapkan adalah sosok alumnus Universitas Winaya Mukti  yang secara tulus mampu menghargai orang lain, beretika dan sopan. Memiliki intelektual tinggi , berkarakter, komunikatif, tidak arogan dan mempunyai komitmen serta berjiwa visioner untuk memajukan masyarakat.
Makna yang kedua adalah bagi institusi UNWIM sendiri , peristiwa wisuda merupakan ajang akuntabilitas proses proses belajar mengajar civitas academika UNWIM kepada stakeholdernya, baik unsur  pemerintahan , dunia swasta maupun masyarakat melalui implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.

Wakil wisudawan  dalam sambutannya mengajak rekan rekannya yang baru di wisuda untuk menjaga citra almamater dan berusaha menjadi agent of change dalam bidang masing-masing serta berharap  ilmu yang diperoleh dari proses pembelajaran di UNWIM akan sangat bermanfaat ketika sudah  berada di masyarakat dan dapat ikut berperan dalam mewujudkan peningkatan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia  yang handal , profesional, efektif dan effisien sehingga sehingga bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.